I am a monster.. Are you..??

Stupido's posts with tag: dunia

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag dunia
Blog EntryProblematika Remaja LabilFeb 5, '08 2:00 PM
for everyone
    Oh,maaf telah mengganggu anda dengan tulisan yang tidak penting ini. Sudah lebih dari setaun saya menjomblo. Sebenernya saya masih suka dengan suasana ini. Tapi ternyata tiba-tiba si mantan saya mencoba mendekati saya lagi setelah baru saja putus dengan pacarnya yang membuat kita putus dulu. Sebenernya masih sakit hati sih kalau inget bagaimana perlakuanya dulu ke saya. Tapi ya berusaha untuk tetap tulus dan ikhlas aja untuk memberi atau menerima segala perlakuanya. Memang dulu saya seperti orang tolol yang mudah dipermainkan. Tidak punya prinsip dan pendirian sehingga hanya bisa berkata ya dan menerima apa adanya aja.
    Tapi, sekuat apapun saya berkata saya menyukai kesendirian ini atau berbagai pembelaan yang saya ucapkan. Tetap, kadang dalam hati juga ingin memiliki teman untuk bisa berbagi. Memang setelah putus dengan si mantan pernah dekat dengan beberapa gadis. Tapi tidak ada yang cocok, karena kebanyakan pikiranya masih seperti anak kecil yang suka bermanja-manja. Yang kadang juga suka marah apabila saya tidak pernah meng SMS dia hanya sekedar menanyakan sedang apa atau sudah makan atau belum. Maaf, tapi saya bukan reminder. Terserah mau bilang saya cuek, dingin, atau apa lah.
    Sebenarnya dalam hati ini masih menyimpan dendam sama si mantan, karena dia yang membuat saya sengsara sampai saat ini. Saya jadi kurang percaya dalam membina suatu hubungan lagi. Tapi sebesar dendam saya kepadanya, memang dalam hati masih terbesit sedikit rasa sayang kepadanya. Pernah saya marah-marah ga jelas pas kebetulan berpapasan dengan dia dan mantan pacarnya. Padahal saya membencinya, dan padahal saya bukan apa-apanya lagi. Oh, mungkin perasaan gengsi saya lebih desar daripada kerendahan hati yang mau mengakui kalau saya masih sayang dia.
    Dan mengetahui dia yang sekarang mencoba menjalin komunikasi dengan saya ini, jujur saya tidak bisa apa-apa lagi. Padahal saya sudah sangat membenci dia. Tapi kenapa saya masih membalas smsnya? Tapi kenapa saya masih mengangkat teleponya? Mengapa saya masih membantunya ketika dia butuh bantuan saya? Ah, pusink. Seperti menjilat ludah sendiri. Entah sudah berapa kali saya menjilat ludah saya sendiri. Sebenarnya saya juga tidak mau terlalu mengambil pusink masalah sepele remaja seperti ini. Tapi bagaimanapun saya juga manusia biasa, yang kadang seegois apapun tetap membutuhkan seseorang.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help