Stupido's posts with tag: it
21 April 2008. Sebuah keputusan yang sangat sulit dan berat dalam hidup saya akhirnya saya ambil juga. Saya berhenti kuliah dengan berbagai macam pertimbangan. Dan saya bersyukur juga karena orang tua saya akhirnya mau mengerti alasan dari keputusan saya tersebut setelah sekian lama saya berusaha meyakinkanya. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya bisa memilih apa yang ingin saya pilih, bukan hanya sekedar "iya" dan melakukanya saja. Meskipun banyak teman saya yang menertawakan, meragukan, serta menyayangkan tindakan saya ini. Ada yang bertanya kenapa nggak dari dulu dulu aja, dan kenapa baru kepikiran sekarang, Saya jawab ini bukanlah suatu keputusan yang mudah bagi saya dan segalanya butuh proses. Ada pula yang bertanya kenapa nggak nungguin taun ajaran baru aja sekalian, Saya jawab saya tidak ingin membuang waktu sia-sia di sini, karena masih banyak hal yang bisa saya lakukan yang menurut saya lebih berguna bagi diri saya pribadi.
Masih teringat jelas bagaimana saya pertama kali masuk dan mengenakan jas almameter itu. Tidak ada hasrat sama sekali, rebel, dan tidak patuh pada aturan yang menurut saya konyol, kolot, dan tidak rasional. Teringat pada saat ospek dimana saya merupakan mahasiswa yang sering di panggil di depan barisan dan dilihati banyak peserta ospek lainya karena saya rebel, yang akhirnya saya dipilih menjadi ketua angkatan. Teringat juga ketika pertama kali saya bertemu beberapa teman saya yang menjadi teman susah dan senang bersama (Pewe, Wisnu, Akbar, Alfian, Manto, Heru ). Teringat juga bagaimana saya tidur di kelas, ditegur dosen, dan ditertawakan teman sekelas. Teringat ketika saya selalu berusaha mencari tempat duduk di pojok belakang sebelah jendela setiap hari rabu dan kamis agar bisa melihat dan memandangi "Si Lucu" keluar dari kelas dan berharap dia melihatku saat itu. Teringat bagaimana saya mengerjakan laporan praktikum sampai jam 3 pagi bahkan sering nggak tidur, dimana keseluruhanya harus ditulis tangan, tulisan tidak boleh jelek, tidak boleh ada coretan atau goresan tipex sedikitpun (Sangat konvensional..) Teringat juga ketika saya harus mengulang satu bab penuh karena tulisan yang jelek, tidak sesuai dengan format (batas kanan atas bawah dan spasi 1,5), tidak rapi dan banyak coretan
Paling tidak, tempat itu sudah menjadi tempat dimana sebagian hidup saya diisi dengan berbagai macam hal, pelajaran, dan pengalaman. Saya menemukan teman yang menyenangkan, kakak angkatan yang sok dan selalu berusaha menindas saya, saya menemukan "Si Lucu", dan juga dosen perawan tua yang nggak henti-hentinya ngomel. Terima kasih banyak kepada keluarga besar Teknik Kimia UNS Solo
Saya tidak menyerah, bukan menyerah, berhenti kuliah bukan berarti berhenti berjuang. Saya hanya mencoba berpikir lebih realistis. Saya tidak butuh gelar, gengsi atau sekedar pengakuan dari masyarakat tapi saya hanya butuh survive. Selamat datang babak baru dalam hidup saya, semoga pilihan saya tepat bagi saya pribadi dan semoga diridho'i. Amin
Bicara terus sampai pagi Disambung cerita kemarin Berdering terus sampai pagi Panas kuping, senyum tak jelas
Maaf sajalah... Maaf sajalah...
Ya, karena ku tahu Tak akan pernah ada yang bisa menyalahkan dirimu Karena, kamu pun tahu Tak ada tempat tuk bisa sembunyikan hati ini
Maaf sajalah... Maaf sajalah...
Dalam gelap malam, sinyal suara benderang Antar pulang, tunggu aku jam sebelas nanti Malam-malam, terima kasih tuan Satu lembar uang, dua malam perlima menit
| |